Financial Market Update
POI - Point of Interest:
The
Fed menaikkan FFR sebesar 75 bps ke kisaran 3,00%-3,25% pada rapat September
2022, yang merupakan kenaikan 75 bps ketiga berturut-turut dan mendorong suku
bunga ke level tertinggi sejak 2008. Sementara itu, dot plot menunjukkan suku
bunga kemungkinan akan mencapai 4,4% pada Desember 2022, di atas 3,4% yang
diproyeksikan pada Juni 2022, dan naik menjadi 4,6% pada 2023.
Menurut
perkiraan Fed, pertumbuhan PDB direvisi lebih rendah menjadi 0,2% YoY tahun
ini, dibandingkan dengan perkiraan 1,7% YoY pada Juni 2022 dan 1,2% YoY untuk
2023, di bawah perkiraan 1,7% YoY pada Juni 2022. Inflasi inti AS diproyeksikan
mencapai 5,4% YoY pada 2022 (vs. 5,2% diproyeksikan pada Juni 2022) dan 2,8%
YoY pada 2023 (vs 2,6% diproyeksikan pada Juni 2022). Sementara itu, tingkat
pengangguran juga direvisi sedikit lebih tinggi menjadi 3,8% pada 2022 (vs.
3,7% diproyeksikan pada Juni 2022) dan 4,4% YoY pada 2023 (vs. 3,9%
diproyeksikan pada Juni 2022).
Penjualan
rumah bekas di AS turun tipis 0,4% MoM menjadi 4,8 juta pada Agustus 2022,
level terendahnya sejak Mei 2020. Ini menandai penurunan ketujuh bulan
berturut-turut dalam penjualan rumah bekas, yang mencerminkan peningkatan bunga
KPR tahun ini. Sementara itu, rata-rata harga jual rumah bekas naik 7,7% YoY
menjadi USD389.500/unit.
UST
yield tenor 10-tahun naik ke atas level 3,53% untuk pertama kalinya sejak April
2011 dan UST yield tenor 2-tahun melonjak di atas level 4,05%, level
tertingginya sejak 2007 sementara indeks dolar melonjak hingga 111,5, level
tertingginya sejak Juni 2002, setelah Fed berkomitmen untuk melawan inflasi dengan
menaikkan FFR sebesar 75 bp.
Bank
Indonesia (BI) menaikkan suku bunga 7-day reverse repo rate 50 bps menjadi
4,25%; Lending Facility 5,00%; Deposit Facility 3,50% pada RDG September 2022.
IHSG
ditutup menguat 0,43% atau 31bps ke level 7.218,91.
Rupiah
ditutup melemah 0,13% atau 20 bps ke level Rp15.018/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level
Rp14.998/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP