Financial Market Update

IDR10 : 6,65% - 6,72% (cl: 6,66%)
IDR5 : 6,62% - 6,68% (cl: 6,62%)
UST10 : 4,52% - 4,58% (last: 4,56%)

IDR : 17.710 - 17.753 (cl: 17.743)
DXY : 98,92 - 99,12 (last: 98,98)
JCI : 6.124,58 - 6.239,59 (cl: 6.206,35)

Yield SUN
FR0109 (5yr) : -5bps to 6,62%
FR0108 (10yr) : -6bps to 6,66%
FR0106 (15yr) : -2bps to 6,82%
FR0107 (20yr) : -2bps to 6,82%

Point of Interest:

Presiden AS Donald Trump mengumumkan via media sosial bahwa draf perjanjian damai untuk mengakhiri perang AS-Iran "telah sebagian besar dinegosiasikan dan “tinggal menunggu finalisasi". Namun, Trump menegaskan bahwa blokade laut AS di pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap berlaku selama proses finalisasi berjalan.

Harga minyak jenis Brent turun di bawah $100/barel hingga ke $96/barel merespon pernyataan Presiden Trump dan juga Menlu AS Marco Rubio bahwa telah terdapat proposal yang "cukup solid" terkait pembukaan kembali Selat Hormuz oleh pihak Iran, serta kesiapan untuk masuk ke dalam negosiasi nuklir yang nyata dan berbatas waktu. Rubio juga menegaskan AS menolak sistem pungutan di Selat Hormuz.

Kementerian Luar Negeri dan media pemerintah Iran meredam spekulasi pasar dan menyatakan bahwa kesepakatan "belum akan terjadi dalam waktu dekat" (not imminent) dan menyebut klaim AS sebagai propaganda. Iran menolak membahas program nuklirnya dan fokus pada penghentian perang di semua lini, termasuk Lebanon.

• Kepala penasihat ekonomi di Gedung Putih, Kevin Hassett, mengisyaratkan keyakinannya bahwa penurunan harga minyak yang nanti akan terjadi (pasca kesepakatan dengan Iran tercapai) dapat memberi ruang bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga acuan.

PBOC melakukan operasi Medium-term Lending Facility (MLF) tenor satu tahun senilai CNY600 miliar (sekitar $87-$88) dengan net injection sebesar CNY100 miliar. Langkah ini diambil guna menjaga ketersediaan likuiditas yang melimpah di dalam sistem perbankan domestik.

Pemerintah menerbitkan Perpres Nomor 26 Tahun 2026 untuk memfasilitasi impor 150 juta barel minyak dari Rusia melalui BUMN (Pertamina) atau Badan Layanan Umum (BLU) guna mengamankan pasokan energi dan menghindari sanksi dari negara-negara Barat. Mekanisme yg diatur mencakup mitigasi teknis terkait perbedaan harga dan kualitas minyak, dengan pengiriman bertahap yang disesuaikan dengan kapasitas penyimpanan dalam negeri.

Pemerintah menemukan praktik transfer pricing yang diduga dilakukan oleh 10 eksportir utama minyak kelapa sawit/CPO dan derivatifnya. Praktik ini diduga menyebabkan selisih harga senilai $84 juta (sekira Rp1,48 triliun). Selisih tsb didapatkan dari disparitas harga CPO yang dilaporkan di dalam negeri dibandingkan dengan perkiraan nilai yang tercatat di negara tujuan ekspor.

Ekonom Bank Permata menyatakan bahwa kenaikan BI-Rate harus disertai dengan pelonggaran makroprudensial. Hal ini penting agar dampak kenaikan BI-Rate tidak terlalu menekan kredit, sehingga kebijakan makroprudensial perlu diarahkan ke sektor produktif, terutama pangan, energi, manufaktur, ekspor, perumahan terjangkau, dan UMKM. Pemerintah juga perlu mempercepat belanja produktif, menjaga harga pangan dan energi, serta memperkuat kepastian fiskal.

Fokus pelaku pasar pekan ini: Headline terkait perang di Timur Tengah dan kemajuan proses perdamaian yang akan berdampak pada pemulihan lalu lintas energi dari kawasan tersebut akan menentukan arah pasar keuangan global ke depan. Inflasi dan dampaknya terhadap belanja rumah tangga akan tercermin di AS dengan rilisnya data inflasi PCE pada 28/5. Inflasi juga akan dirilis di Eropa dan Australia. Di Jepang, beberapa data ekonomi akan dirilis termasuk data produksi industri, penjualan ritel, kepercayaan konsumen, dan tingkat pengangguran.

Harga obligasi domestik pemerintah seri benchmark bergerak menguat dgn kisaran penurunan yield sebesar 2-6bps. Yield SUN 10 tahun ditutup turun 6bps ke level 6,62% (ytd: +61bps). Volume transaksi SBN outright mencapai Rp16,7 triliun, naik dari Rp14,4 triliun pada perdagangan hari Jumat pekan lalu.

IHSG ditutup menguat 0,72% ke level 6.206,35 terutama didorong oleh aksi beli investor domestik di tengah investor asing yang masih melakukan net jual sebesar Rp2,2 triliun hari ini. Sentimen global cukup suportif setelah Presiden Trump pada akhir pekan mensinyalkan bahwa negosiasi dengan Iran mengalami kemajuan. Penguatan IHSG dikontribusikan oleh sektor transportasi dan logistik (+3,83%), keuangan (+1,42%), dan properti (+1,29%).

Rupiah ditutup melemah 0,19% ke level 17.743 dibandingkan penutupan sebelumnya 17.709.


Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP