Financial Market Update

IDR10 : 6,57% - 6,57% (cl: 6,57%)
IDR5 : 6,27% - 6,29% (cl: 6,29%)
UST10 : 4,25% - 4,28% (last: 4,25%)

IDR : 17.150 - 17.185 (cl: 17.170)
DXY : 98,16 - 98,40 (last: 98,25)
JCI : 7.570,43 - 7.692,15 (cl: 7.594,11)

Yield SUN
FR0109 (5yr) : +2bps to 6,29%
FR0108 (10yr) : +1bps to 6,57%
FR0106 (15yr) : 0bps to 6,68%
FR0107 (20yr) : -2bps to 6,64%

Point of Interest:

Pada pembukaan pasar Asia, sentimen risk off mendominasi setelah Iran menyatakan menutup kembali Selat Hormuz pada akhir pekan sebagai respon atas penembakan dan penahanan yg dilakukan AS terhadap kapal Iran yg berusaha menembus blokade AS. Harga minyak jenis Brent sempat naik mencapai $97,40 (intraday high) di awal pembukaan pasar Asia, meskipun kemudian mereda dan stabil di area $94-$95 per barel pasca pemberitaan bahwa delegasi AS akan tiba di Islamabad Senin malam utk melanjutkan negosiasi dengan Iran. Namun demikian, pemberitaan di TV pemerintahan Iran mengutip pernyataan salah satu anggota tim negosiasi menyangkal kesediaan Iran berpartisipasi dalam rencana pertemuan dgn AS.

Risalah rapat FOMC Maret: “sebagian” peserta menilai terdapat alasan kuat untuk menggunakan narasi kebijakan yang lebih two-sided. Dalam pernyataan pasca-rapat, The Fed guna mencerminkan bahwa ke depan tidak hanya penurunan suku bunga, tetapi juga kenaikan suku bunga dapat menjadi opsi yang relevan. Sebaliknya, pada risalah Januari, hanya “beberapa” peserta yang mendukung pendekatan tersebut.

China mempertahankan tingkat suku bunga Loan Prime Rate tenor 1 tahun dan 5 tahun masing-masing di level 3,0% dan 3,5%. Ekonom Bloomberg memperkirakan bahwa PBOC akan mempertahankan rates hingga H1-2026 dan diperkirakan akan kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 20bps dan Reserve Requirement Ratio sebesar 50bps pada H2-2026.

Indonesia menaikkan harga jual bahan bakar premium non-subsidi, yakni Pertamax Turbo, dgn kenaikan dari Rp13.100 ke Rp19.400 per liter. Harga bahan bakar premium non-subsidi lainnya seperti Dexlite naik tajam dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter dan Pertamina Dex dikabarkan juga akan naik tajam dari Rp14.500 menjadi 23.900 per liter. Sementara itu, harga Pertamax (bensin non-subsidi yang paling banyak digunakan) akan tetap dipertahankan. Pengumuman tsb berlaku efektif sejak 18 April 2026).

Konsensus Bloomberg: Sebanyak 22 analis memperkirakan BI Rate akan dipertahankan di level 4,75% pada pertemuan/RDG tanggal 21-22 April mendatang. Hal ini mengindikasikan terbatasnya ruang pelonggaran BI di tengah risiko stagflasi yg meningkat.

Harga obligasi domestik pemerintah seri benchmark mayoritas bergerak menguat terbatas dengan kisaran pergerakan yield sebesar 0-2bps. Yield SUN 10 tahun ditutup naik 1 bps ke level 6,57%. Volume transaksi outright hari ini mencapai sebesar Rp11,5 triliun, turun dari Rp14,8 triliun pada perdagangan Jumat lalu.

IHSG ditutup melemah 0,52% ke level 7.594,11 sejalan dengan sentimen negatif dari ketegangan geopolitik yang kembali meningkat setelah Iran menyatakan kembali menutup Selat Hormuz dan AS menahan kapal Iran dalam upaya menjalankan blokade. Pelemahan IHSG terutama dikontribusikan oleh kinerja pada sektor properti & real estate (-2,04%), energi (-1,34%), dan teknologi (-1,29%).

Rupiah ditutup menguat 0,12% ke level 17.170 dibandingkan penutupan sebelumnya 17.190.


Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP