Financial Market Update
IDR10 : 6,83% - 6,85% (cl: 6,83%)
IDR5 : 6,57% - 6,60% (cl: 6,59%)
UST10 : 4,28% - 4,36% (last: 4,31%)
IDR : 16.988 - 16.998 (cl: 16.995)
DXY : 100,30 - 100,64 (last: 100,47)
JCI : 7.031,11 - 7.155,55 (cl: 7.048,22)
Yield SUN
FR0109 (5yr) : +2bps to 6,59%FR0108 (10yr) : -1bps to 6,83%
FR0106 (15yr) : -3bps to 6,93%FR0107 (20yr) : 0bps to 6,88%
Point of Interest:
• Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi per 1 April 2026. Penegasan tsb dikeluarkan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi untuk meredam spekulasi kenaikan harga yang sempat memicu kekhawatiran masyarakat.
• Pemerintah menerapkan work from home (WFH) bagi ASN setiap hari Jumat (1 hari dalam seminggu) mulai 1 April 2026 sebagai respons atas dinamika krisis energi akibat perang di Timur Tengah. Kebijakan WFH tsb akan diberlakukan juga kepada sektor swasta dgn tetap memperhatikan sektor dan lingkup kerja. Menko Perekonomian Airlangga mengklaim bahwa kebijakan WFH ASN berpotensi menciptakan penghematan langsung APBN sebesar Rp6,2T, dengan evaluasi atas kebijakan WFH tsb akan dilakukan setelah dua bulan pelaksanaan. Sementara itu, total belanja BBM masyarakat Indonesia berpotensi bisa dihemat hingga Rp59T.
• Pemerintah juga mengumumkan kebijakan pembatasan pembelian BBM subsidi (Pertalite dan Solar) mulai 1 April 2026 dengan kuota maksimal 50 liter per hari untuk kendaraan pribadi. Selain itu, pemerintah juga resmi memberlakukan kebijakan mandatori Biodiesel B50 pada 1 Juli 2026, yang diproyeksikan menghemat subsidi sebesar Rp48 triliun per tahun.
• Per 31 Maret 2026, BEI resmi memberlakukan aturan minimum free float 15% disertai periode transisi bagi perusahaan utk memenuhi ketentuan tsb. Aturan minimum free float utk IPO disesuaikan menjadi tiering yg tdd dari 15%, 20%, dan 25% tergantung pada besaran kapitalisasi pasar dari perusahaan/emiten.
• Kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang menghasilkan 10 MoU senilai $22,6 miliar (Rp384 triliun) yang mencakup proyek strategis seperti pengembangan Blok Masela bersama Inpex Corporation dan PT Pertamina (Persero), serta kerja sama energi dan industri lainnya.
• Permintaan atas batu bara Indonesia dari Filipina diperkirakan naik menjadi 40 juta ton pada 2026 (2025: 38,5 juta ton). Peningkatan dipicu melonjaknya harga minyak dan gas akibat perang Timur Tengah yg membuat banyak negara kembali ke batu bara sbg sumber energi, meskipun dihadapkan pada kuota produksi batu bara.
• Iran menyerang sebuah kapal tanker minyak Kuwait bermuatan penuh di lepas pantai Dubai menggunakan pesawat tanpa awak (drone). Serangan tsb menjadi sinyal kesiapan Iran untuk meningkatkan intensitas serangan terhadap situs energi dan infrastruktur seiring konflik yang terus berlanjut.
• Fed Chairman Jerome Powell menyatakan bank sentral mengambil sikap untuk wait and see atas dampak perang Iran terhadap ekonomi, khususnya inflasi dan pertumbuhan. Fed menilai gejolak harga energi biasanya bersifat sementara, namun tetap mewaspadai risiko ekspektasi inflasi yang lebih persisten. Kenaikan harga minyak dan ketidakpastian geopolitik berpotensi menunda peluang pemangkasan suku bunga ke depan.
• Harga bensin di AS menembus angka $4 per galon untuk pertama kalinya sejak Agustus 2022. Menurut data American Automobile Association (AAA), rata-rata harga eceran nasional untuk bensin jenis regular unleaded naik menjadi $4,018 per galon pada hari Senin.
• Data PMI Manufaktur China Mar-2026 naik menjadi 50,4 (prev.49,0), lebih tinggi dari ekspektasi pelaku pasar sebesar 50,1. Ekspansi tsb merupakan yg tertinggi dalam setahun terakhir, terutama didorong oleh peningkatan aktivitas pabrik yg kembali memproduksi pasca libur Spring Festival.
• Harga obligasi domestik pemerintah seri benchmark bergerak mixed, dengan pergerakan yield terbatas pada kisaran 0-3bps. Yield SUN 10 tahun ditutup turun tipis 1 bps ke level 6,83%. Volume transaksi outright SBN hari ini tercatat sebesar Rp40,0 triliun, naik dari Rp23,2 triliun pada hari sebelumnya.
• IHSG ditutup melemah sebesar 0,61% ke level 7.048,22, terutama dikontribusikan oleh penurunan harga saham pada sektor transportasi dan logistik (-4,60%), energi (-2,75%), dan teknologi (-1,31%).
• Rupiah ditutup melemah 0,02% ke level 16.995, dari penutupan sebelumnya 16.992.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP