Financial Market Update

Point of Interest:

 

      Yield obligasi pemerintah naik setelah BI menawarkan SRBI tenor 12 bulan dengan imbal hasil tinggi sebesar 4,85% (highest in 12 months). BI juga menggandakan frekuensi lelang menjadi dua kali per minggu, sehingga memicu penyesuaian portofolio dan aksi jual SBN tenor pendek oleh bank domestik untuk menyiapkan likuiditas. Outflow asing sekitar $27,6 juta juga menambah tekanan terhadap yield SBN. Menurut analis Mega Capital Sekuritas, kebijakan BI tsb diarahkan untuk menyerap kelebihan likuiditas, meningkatkan daya tarik aset rupiah, dan mendorong yield ke level yang lebih kompetitif bagi investor global.

 

      Rilis Beige Book terbaru The Fed menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja, dimana hampir separuh distrik melaporkan turunnya permintaan pekerja. Hal ini memperkuat peluang penurunan FFR sebesar 25 bps pada FOMC Desember. Secara umum, aktivitas ekonomi stagnan, sementara inflasi tetap moderat dengan beberapa penurunan pada harga bahan baku. Perusahaan terpantau banyak menahan perekrutan, memangkas jam kerja, dan menghadapi tekanan biaya dari kenaikan premi kesehatan serta tarif yang menekan margin. Dampak shutdown menekan belanja konsumen, namun belanja segmen atas tetap kuat. Secara keseluruhan, prospek ekonomi ke depan relatif stabil meski risiko perlambatan meningkat, sementara sektor manufaktur menunjukkan sedikit optimisme.

 

      Menkeu Purbaya: Pemerintah mempertimbangkan untuk mengenakan pungutan ekspor (export levy) atas batu bara mulai 2026, sebagai upaya untuk meningkatkan penerimaan negara di tengah tekanan fiskal dan kebutuhan pembiayaan program prioritas pemerintah. Pemerintah juga telah menyelesaikan formula pajak ekspor untuk batu bara serta komoditas mineral dan emas, dimana pajak akan disesuaikan berdasarkan harga global dan tidak akan diterapkan ketika harga komoditas di pasar relatif rendah.

 

      Indonesia-China menyepakati pengembangan 16 proyek investasi senilai Rp36,4 triliun. Proyek ini mencakup sektor strategis mulai dari baja, nikel, batu bara, hingga energi surya, penyimpanan energi, AI, dan kawasan industri, dengan target implementasi pada 2026. Kerja sama ini menandai penguatan kemitraan ekonomi dua negara serta potensi tambahan investasi jangka menengah bagi sektor riil Indonesia.

 

      Banjir bandang dan longsor di Sumatra Utara yang menewaskan puluhan warga dan merusak lebih dari 2.000 rumah diperkirakan tidak memberi dampak signifikan terhadap pasar keuangan nasional, mengingat lokasi bencana berada di luar pusat aktivitas ekonomi. Namun, beberapa implikasi jangka pendek tetap perlu dicermati, termasuk potensi percepatan belanja pemerintah untuk penanganan darurat dan rehabilitasi, yang menambah tekanan ringan pada ruang fiskal di tengah tren defisit yang melebar.

 

      Harga obligasi domestik pemerintah seri benchmark bergerak melemah dengan kisaran kenaikan yield sebesar 2-5bps.

 

      IHSG ditutup melemah sebesar -0,65% ke level 8.545,87 terutama disebabkan oleh aksi profit taking dan net jual investor asing setelah IHSG mencapai level all time high-nya kemarin.

 

      Rupiah ditutup menguat 0,11% ke level 16.643, dari penutupan sebelumnya di level Rp16.662.

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP