Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   AS menambahkan 315 ribu payroll pada Agustus 2022, turun dibandingkan dengan penambahan 526 ribu pada Juli 2022 tetapi di atas perkiraan konsensus sebesar 300 ribu. Penambahan pekerjaan terbesar terjadi di layanan profesional dan bisnis (68 ribu), perawatan kesehatan (48 ribu), dan perdagangan eceran (44 ribu). Pada bulan Agustus secara historis merupakan bulan yang lebih rendah untuk penambahan pekerjaan tetapi data saat ini menunjukkan 240 ribu lebih tinggi dari tingkat pra-pandemi pada Februari 2020.

*   UST yield tenor 10-tahun turun ke bawah level 3,2% pada hari Jumat, setelah mendekati level tertinggi selama 3-bulan terakhir di level 3,3% pada pekan sebelumnya sementara UST yield tenor 2-tahun juga melemah terbatas ke sekitar level tertinggi selama 15-tahun terakhir di level 3,40% karena laporan Non-Farm Payroll sejalan dengan perkiraan konsensus. Namun, investor masih ekspektasikan kenaikan suku bunga The Fed sebesar 75 bp pada rapat bulan ini.

*   Harga batubara Newcastle mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar USD435/ton di tengah permintaan yang kuat dan gangguan pasokan yang terus-menerus diperburuk oleh perang di Eropa Timur. IEA melihat konsumsi batu bara di Eropa akan meningkat sebesar 7% YoY pada tahun 2022. Pasar batu bara telat ketat bahkan sebelum invasi Rusia ke Ukraina karena melonjaknya harga gas di Eropa dan Asia pada akhir tahun 2021 akibat intensifnya hilirisasi batubara-ke-gas di banyak negara.

*   Presiden menyatakan pengalihan subsidi BBM menjadi pilihan terakhir pemerintah. Beberapa subsidi BBM akan dialihkan untuk bantuan yang lebih tepat sasaran setelah pemerintah mengumumkan penyesuaian harga beberapa BBM akhir pekan lalu, yaitu (1) Pertalite dari Rp7.650/liter menjadi Rp10.000/liter; (2) Solar dari Rp5.150/liter menjadi Rp6.800/liter; dan (3) Pertamax dari Rp12.500/liter menjadi Rp14.500/liter.

*   IHSG ditutup menguat 0,76% atau 55bps ke level 7.231,88.

*   Rupiah ditutup melemah 0,04% atau 6 bps ke level Rp14.903/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.897/USD.   

 

Demikian disampaikan, terima kasih.

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP