Financial Market Update
Point of Interest:
• Fed memangkas FFR 25bps ke level 4,5%-4,75% pada pertemuan November
2024, sejalan
dengan ekspektasi konsensus. Fed menegaskan kembali pesan mereka sebelumnya
bahwa mereka akan menilai dengan hati-hati data ekonomi AS yang dirilis ketika
mempertimbangkan pemangkasan suku bunga lebih lanjut ke depan.
• Fed Chair, Jerome Powell, menyatakan bahwa hasil pemilu AS tidak akan
berpengaruh pada keputusan Fed. Powell juga menyatakan bahwa data ekonomi AS yang lebih kuat dari
perkiraan membuka peluang untuk pause di FOMC Desember 2024.
• Klaim Pengangguran AS naik tipis menjadi 221.000 pada pekan terakhir Oktober (prior:
218.000), cenderung sejalan dengan ekspektasi konsensus. Angka tersebut
menunjukkan resiliensi pasar tenaga kerja AS.
• BoE memangkas suku bunga 25bps ke level 4,75% pada pertemuan November
2024, merupakan
pemangkasan suku bunga untuk kedua kalinya selama 4 tahun terakhir. Pemangkasan
suku bunga tersebut sejalan dengan data inflasi Inggris September yang turun ke
level terendah selama 3 tahun terakhir sebesar 1,7% YoY.
• Menteri Keuangan, Sri Mulyani, melaporkan posisi APBN 2024 per akhir
Oktober defisit sebesar Rp 309,2 triliun (1,37% PDB), namun keseimbangan primer masih surplus
Rp97,1 triliun. Total penerimaan negara (Jan-Okt) sebesar Rp 2.247,5 triliun
(80,2% dari target), sementara total belanja negara (Jan-Okt) sebesar Rp
2.556,7 triliun (76,9% dari target).
•
IHSG ditutup menguat 0,60% ke level 7.287,19.
•
Rupiah ditutup menguat 0,41% ke level Rp15.670/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya
pada level Rp15.735/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP