Financial Market Update

Point of Interest:

 

·     Ketegangan Geopolitik Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran adanya perluasan. Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant menyatakan sebagai “fase baru” dalam perang dengan kelompok Islam dan menyatakan pasukan Israel akan dialihkan ke perbatasan Lebanon, menjadi sebuah indikasi bahwa kekhawatiran yang telah lama ada akan berdampak konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

 

·  Klaim Pengangguran AS turun sebanyak 12.000 dari pekan sebelumnya menjadi 219.000 (periode berakhir 14 Sept 2024), jauh di bawah ekspektasi konsensus sebanyak 230.000, dan mencapai level terendah barunya selama 4-bulan terakhir.

 

·    People’s Bank of China (PBOC), mempertahankan suku bunga dasar pinjaman atau loan prime rate (LPR) 1yr pada 3,35%, sedangkan LPR 5yr tetap 3,85%. Hal tersebut mendorong ekspektasi pelonggaran meningkat seiring melemahnya ekonomi China.

 

·   Rupiah semakin menguat hingga 2% pada minggu ini, dan menjadi mata uang berkinerja terbaik di market negara berkembang, sementara yield Obligasi 10yr turun ke level terendah dalam setahun. BI berada dalam posisi yang lebih baik dibandingkan bank sentral lain dengan pelonggaran lebih lanjut yang meningkatkan daya tarik.

 

·     IHSG ditutup melemah 2,05% ke level 7.743,00.

 

·     Rupiah ditutup menguat 1,64% ke level Rp Rp15.150/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 15.238/USD.

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP