Financial Market Update
Point of Interest:
Retail Sales MoM AS tumbuh sebesar 1% pada bulan Juli, lebih tinggi dari bulan Juni yang terkontraksi sebesar 0,2% dan berada di atas ekspektasi konsensus sebesar 0,3%. Sementara itu, data Initial Jobless Claims AS turun sebesar 7.000 menjadi 227.000 pada 10 Agustus, jauh di bawah ekspektasi konsensus sebesar 235.000. Jumlah ini merupakan level terendah sejak Juli. Membaiknya data Retail Sales dan Initial Jobless Claims menurunkan kekhawatiran investor akan resesi AS.
Ekonomi UK mengalami pertumbuhan yang kuat pada Q2-2024, dengan GDP tumbuh sebesar 0,6%, setelah pada kuartal sebelumnya tumbuh sebesar 0,7%. Meskipun demikian, ekonomi kehilangan momentum pada paruh kedua tahun 2024 sehingga mengindikasikan bahwa BoE kemungkinan akan menurunkan suku bunga lebih lanjut.
Hasil survei menunjukan bahwa Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) meningkat 1,76% untuk kuartal II-2024, dibandingkan kuartal II tahun 2023. Sementara penjualan properti residensial menurun pada kuartal II-2024 hanya sebesar 7,30% YoY, jauh di bawah penjualan kuartal sebelumnya yang mencapai 31,16% YoY.
Ekspektasi resesi AS mendorong belanja besar-besaran pada SBN selama lima hari berturut-turut sejak akhir pekan lalu. Foreign inflow pada net buy obligasi Indonesia tercatat senilai Rp6,06 triliun.
Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa belanja negara pada RAPBN 2025 direncanakan sebesar Rp3.613,1 triliun, yang terdiri dari belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp2.693,2 triliun dan Transfer ke Daerah sebesar Rp919,9 triliun. Adapun defisit RAPBN 2025 direncanakan sebesar 2,53% terhadap PDB, atau sebesar Rp616,2 triliun
?IHSG ditutup menguat 0,30% ke level 7.432,09.
Rupiah ditutup menguat 0,05% ke level Rp Rp15.690/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 15.695/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP