Financial Market Update

Point of Interest:

 

Jumlah orang yang mengklaim tunjangan pengangguran di AS naik signifikan sebanyak 13.000 menjadi 242.000 pada pekan yang berakhir 8 Juni 2024, jauh di atas ekspektasi konsensus sebanyak 225.000, dan merupakan rekor tertinggi sejak Agustus 2023.

 

Inflasi produsen di AS turun sebesar 0,2% MoM pada Mei 2024, dibandingkan dengan ekspektasi konsensus sebesar 0,1% MoM dan kenaikan sebesar 0,5% MoM pada April 2024 yang disebabkan oleh penurunan harga bensin, tenaga listrik, dan bahan kimia dasar.

 

Rata-rata suku bunga KPR fixed-rate tenor 30-tahun turun menjadi 6,95% pada 13 Juni 2024, turun dari pekan sebelumnya sebesar 6,99%. Keterjangkauan harga perumahan terus menjadi hambatan bagi calon pembeli rumah.

 

Produksi industri di Eropa turun sebesar 0,1% MoM pada April 2024, berbalik arah dari pertumbuhan sebesar 0,5% MoM pada Maret 2024, dan di bawah ekspektasi konsensus sebesar 0,2% MoM. Secara tahunan, produksi industri Eropa turun sebesar 3,0% YoY pada April 2024, setelah penurunan sebesar 1,2% YoY pada Maret 2024.

 

Harga minyak Brent naik tipis menjadi USD83/barel setelah penurunan data inflasi AS baru-baru ini, membuka jalan bagi Fed untuk memangkas suku bunga dan menstimulasi perekonomian dan konsumsi energi global. Namun, situasi yang sedang berlangsung di Gaza juga perlu diperhatikan, dengan Hamas yang menyatakan optimisme terkait negosiasi gencatan senjata dengan Israel.

 

IHSG ditutup melemah 1,42% atau 97 poin pada level 6.734,83.

 

Rupiah ditutup melemah 0,80% atau Rp130 pada level Rp16.400/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.270/USD.

 

Pasar Bonds hari ini melemah tajam seiring dengan pelemahan Rupiah. Foreign name terlihat menjadi buyer SBN setelah berita dari Bloomberg terkait rencana Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mendanai janji belanjanya dengan terus meningkatkan rasio utang terhadap PDB ke level tertinggi dalam dua dekade.

 

Total Kepemilikan asing turun IDR 804,79T (14,01% dari total outstanding) per 12 Juni 24 dari IDR 805,59T per 11 Juni 24. Total outstanding IDR 5.750,10T.

 

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP