Financial Market Update

Point of Interest:

 

Data PPI di AS meningkat sebesar 0,5% MoM pada April 2024, setelah penurunan sebesar 0,1% MoM pada Maret 2024 dan jauh lebih tinggi dari ekspektasi konsensus sebesar 0,3% MoM. Secara tahunan, data PPI headline AS stabil di 2,2% YoY pada April 2024, menyusul kenaikan sebesar 2,2% YoY pada Maret 2024 dan data PPI inti AS naik menjadi 2,4% YoY pada April 2024 dari 2,1% YoY pada Maret 2024.

 

Ketua Fed Powell menegaskan kembali bahwa Fed akan mempertahankan suku bunganya pada level yang restriktif hingga terdapat keyakinan bahwa inflasi AS akan turun menuju ke targetnya sebesar 2,0% YoY, Powell mengakui bahwa disinflasi AS berprogres lebih lambat dari perkiraan tahun ini.

 

Indeks Optimisme Bisnis Kecil NFIB di AS naik ke level 89,7 pada April 2024, sedikit pulih dari level terendahnya selama lebih dari 12-tahun terakhir di level 88,5 pada Maret 2024 dan di atas ekspektasi konsensus pada level 88,1. Tekanan biaya masih menjadi masalah utama bagi pemilik bisnis kecil sejauh ini.

 

Total utang konsumtif di AS melonjak sebesar USD184 miliar atau tumbuh sebesar 1,1% QoQ ke rekor tertinggi baru dengan total saldo sebesar USD17,69 triliun pada 1Q24. Tingkat utang secara keseluruhan mencapai USD3,5 triliun lebih tinggi dari tingkat utang pada akhir tahun 2019, ditopang oleh KPR, kartu kredit, dan pinjaman mobil.

 

Indeks dolar turun ke level 105 seiring investor yang mengkalkulasi data terbaru PPI AS dan implikasinya terhadap rencana Fed ke depan. Data PPI AS naik jauh lebih tinggi dari perkiraan pada April 2024, selanjutnya investor kini menunggu data CPI AS yang akan dirilis besok.

 

IHSG ditutup menguat 1,36% atau 96 poin pada level 7.179,83.

 

Rupiah ditutup menguat 0,47% atau Rp76 pada level Rp16.028/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.104/USD.

 

Pasar Bonds hari ini bergerak menguat terutama tenor 5-10 tahun seiring penguatan Rupiah.

 

Total Kepemilikan asing turun IDR 792,08T (13,75% dari total outstanding) per 3 Mei 24 dari IDR 789,87T per 30 Apr 24. Total outstanding IDR 5.757,18T.

 

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP