Financial Market Update

Point of Interest:

 

PMI Manufaktur indeks di AS menurut versi ISM turun ke level 47,8 pada bulan Februari 2024 dari level 49,1 pada bulan Januari 2024, jauh di bawah ekspektasi konsensus di level 49,5, menghapus harapan sebelumnya terhadap pemulihan di sektor manufaktur.

 

Presiden Fed NY Williams menyatakan bahwa beliau ekspektasikan bahwa Fed akan memangkas suku bunganya pada akhir tahun ini, sementara Presiden Fed Richmond Barkin menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk memprediksi kapan Fed akan mulai memangkas suku bunganya. Presiden Bank Fed Chicago, Goolsbee, menyatakan kekhawatirannya terhadap kuatnya tekanan inflasi yang tidak terduga, terutama pada inflasi sektor perumahan.

 

Tingkat inflasi di Eropa turun menjadi 2.6% YoY pada Februari 2024, turun dari 2.8% YoY pada Januari 2024, sedikit di atas ekspektasi konsensus sebesar 2.5% YoY. Inflasi inti turun menjadi 3,1% YoY, namun masih di atas ekspektasi konsensus sebesar 2,9% YoY.

 

Indeks PMI manufaktur di China versi NBS turun tipis ke level 49,1 pada Februari 2024 dari level 49,2 pada Januari 2024, sejalan dengan ekspektasi konsensus. Ini merupakan kontraksi aktivitas manufaktur selama lima bulan berturut-turut, di tengah dampak liburan Tahun Baru Imlek selama sepekan seiring sebagian besar pabrik tutup.


Investor akan memantau dengan cermat laporan tenaga kerja AS untuk bulan Januari 2024 dan pidato beberapa pejabat Fed, termasuk Laporan Kebijakan Moneter Semi-tahunan Ketua Fed Powell kepada Kongres. Selain itu, fokus investor adalah pada keputusan suku bunga European Central Bank (ECB) dan Bank of Canada (BoC).

 

IHSG ditutup melemah 0,48% atau 35 poin pada level 7.276,75.

 

Rupiah ditutup melemah 0,25% atau Rp40 pada level Rp15.740/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.700/USD.

 

Pasar Bonds bergerak stabil hampir di seluruh tenor sedikit intervensi dari state name terutama pada seri off the run. Volume market hari ini cukup terbatas akibat sikap defensif untuk mengantisipasi aggressive selling dari asing.

 

Total Kepemilikan asing turun IDR 837,13T (14,47% dari total outstanding) per 29 Feb 24 dari IDR 835,46T per 28 Feb 24. Total outstanding IDR 5.784,29T.

 

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP