Financial Market Update
Point of Interest:
PDB AS tumbuh sebesar 3,2% QoQ di 4Q23, sedikit di bawah 3,3% QoQ pada perkiraan sebelumnya,
setelah tumbuh sebesar 4,9% QoQ di 3Q23. Untuk full-year 2023, PDB AS tumbuh
sebesar 2,5% YoY lebih tinggi dibandingkan 1,9% YoY pada tahun 2022.
Rata-rata suku bunga KPR fixed-rate dengan tenor
30-tahun turun menjadi 7,04% pada
pekan yang berakhir 23 Februari 2024. Pada saat yang sama, aktivitas pengajuan
KPR di AS turun sebesar 5,6%, setelah turun sebesar 10,6% pada periode
sebelumnya.
Persediaan grosir di AS turun sebesar 0,1% MoM di
bulan Januari 2024, setelah kenaikan
sebesar 0,4% MoM di bulan Desember 2023. Secara tahunan, persediaan grosir di
AS turun sebesar 2,3% YoY di bulan Januari 2024.
Indikator sentimen ekonomi di Eropa turun ke level
95,4 pada bulan Februari 2024,
turun dari level 96,1 pada bulan Januari 2024. Sentimen ekonomi di Eropa masih
lemah seiring dunia bisnis yang bergulat dengan inflasi yang masih tinggi, suku
bunga yang tinggi, dan permintaan global yang lemah.
Harga minyak Brent turun 2% ke USD81/barel seiring meningkatnya persediaan minyak AS dengan
kemungkinan OPEC+ yang akan melanjutkan pemangkasan produksi minyaknya. Selain
itu, ketidakpastian seputar gencatan senjata antara Israel dan Hamas menambah
risiko terhadap pergerakan harga minyak ke depan.
IHSG ditutup melemah 0,24% atau 18 poin pada level
7.310,91.
Rupiah ditutup melemah 0,19% atau Rp30 pada level
Rp15.715/USD, dibandingkan dengan
penutupan sebelumnya di level Rp15.685/USD.
Pasar Bonds bergerak sideways cenderung melemah hampir di seluruh tenor namun masih ada dukungan dari
Agent banks pada tenor tersebut. Outflows terlihat pada seri off the run.
Total Kepemilikan asing turun IDR 835,82T (14,55% dari
total outstanding) per 27 Feb 24 dari
IDR 835,77T per 20 Feb 24. Total outstanding IDR 5.742,26T.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP