Financial Market Update
Point of Interest:
Gubernur Fed Waller menyatakan bahwa ketika waktu yang
tepat untuk mulai memangkas suku bunga, maka Fed Funds Rate (FFR) akan
dipangkas secara hati-hati. Dengan aktivitas ekonomi dan pasar tenaga kerja
yang baik dan inflasi yang turun secara bertahap ke level 2%, kami tidak
melihat alasan yang kuat untuk memangkas FFR seagresif di masa lalu.
Dewan Pengurus ECB yaitu Robert Holzmann menyatakan
bahwa terdapat potensi tidak akan ada pemangkasan suku bunga tahun ini. Kecuali kami melihat penurunan inflasi yang jelas
menuju 2%, sejauh ini kami tidak akan bisa membuat pengumuman apa pun kapan
kita akan memangkas suku bunga.
Menurut survei Ekspektasi Konsumen ECB, median
ekspektasi konsumen terhadap inflasi Eropa selama 12-bulan ke depan turun
menjadi 3,2% YoY pada bulan November 2023, merupakan
level terendahnya sejak Februari 2022 dan turun dari 4,0% pada bulan Oktober
2023. Pada saat yang sama, ekspektasi inflasi untuk 3-tahun ke depan turun
menjadi 2,2% YoY dari 2,5% YoY, merupakan level terendahnya sejak awal tahun
2022.
Iran menyerang targetnya di Irak utara dan Suriah di
tengah ketegangan di Timur Tengah yang meningkat. Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa mereka telah
menyerang markas besar Mossad, badan intelijen Israel, di wilayah Kurdi di
Irak, dan juga telah menembakkan sejumlah rudal balistik ke “operasi teroris”
termasuk ISIS, di Suriah.
IHSG ditutup melemah 0,70% atau 50bps pada level
7.192,30.
Rupiah ditutup melemah 0,31% atau 49bps ke level
Rp15.640/USD, dibandingkan dengan
penutupan sebelumnya di level Rp15.591/USD.
Pasar SBN hari ini sideways cenderung melemah menuju
level 6,70%, terutama untuk seri
benchmark.
Total Kepemilikan offshore naik menjadi Rp849,07T
(15,01%) (latest report 5 Jan
2024) dibandingkan Rp843,84T (4 Jan 2024).
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP