Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*    Ini akan menjadi minggu yang sibuk di AS dengan keputusan suku bunga Fed, rilis tingkat pertumbuhan PDB 2Q22, dan musim rilis laporan pendapatan. Sementara itu, ekonomi terbesar Kawasan Eropa, termasuk Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol akan menerbitkan laporan terkait pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi.

*    Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga utamanya sebesar 50bp pada rapat Juli 2022, kenaikan pertama sejak 2011, mengakhiri 8-tahun suku bunga negatif, dalam upaya untuk meredakan tekanan inflasi. Inflasi di Kawasan Eropa terus bergerak lebih tinggi yang tidak menunjukkan tanda-tanda akan mencapai puncaknya.

*    Persiapan untuk melanjutkan ekspor biji-bijian, termasuk gandum, sedang berlangsung di Ukraina meskipun terdapat serangan rudal di kota pelabuhan Odesa sehari setelah kesepakatan ekspor disepakati dengan Rusia. Ukraina mengklaim kerusakannya minimal, dan pelabuhan ini akan memungkinkan Ukraina mengekspor lebih dari 20 juta ton biji-bijian ke banyak negara seluruh dunia untuk mengurangi risiko krisis pangan saat ini.

*    IHSG ditutup melemah 0,41% atau 29 bps ke level 6.858,41. IHSG diperdagangkan fluktuatif hari ini sebelum menutup hari lebih rendah. Indeks diperdagangkan berfluktuatif pada pagi hari sebelum terkoreksi dan mengakhiri perdagangan hari ini pada zona negatif. Investor masih bersikap waspada dan wait and see di tengah meningkatnya kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global dan meningkatnya inflasi. Saham-saham perbankan berkapitalisasi besar dan teknologi terkoreksi cukup dalam, menekan pasar turun.

*    Harga obligasi di pasar SBN menguat awal minggu ini meskipun volume transaksi di pasar sekunder relatif terbatas. Investor masih cenderung wait and see menjelang FOMC meeting pertengahan minggu ini.

*    Rupiah ditutup menguat 20 bps atau 0,13% di level Rp14.998/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.018/USD.


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP