Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*      Tekanan di pasar global mereda seiring meningkatnya optimisme investor terhadap laporan keuangan perusahaan-perusahaan AS. Dari data ekonomi, angka housing starts AS tercatat sebesar 1559k di bulan Juni, lebih rendah dari ekspektasi konsensus Bloomberg yang sebesar 1580k. Sementara itu, data building permits bulan Juni tercatat sebesar 1685k, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 1695k.

*      Kebijakan ECB menaikan suku bunga sebesar 50bp untuk menanggulangi tingkat inflasi yang memburuk. Konsensus memprakirakan skeitar 60% peluang kenaikan suku bunga 50bp pekan ini.

*      Ukraina sebagai pengekspor gandum terbesar ke-5 di dunia memperingatkan akan memangkas besar-besaran panen gandum jika blokade Rusia di Laut Hitam terus berlanjut, sehingga dapat mengakibatkan krisis gandum global.

*      Harga minyak Brent kembali naik di atas USD107/barel karena dolar yang lebih lemah dan adanya kekhawatiran pasokan minyak global yang terus berlanjut. Kesenjangan terkait pasokan minyak global dalam waktu dekat tidak mungkin diisi oleh output tambahan dari OPEC+ meskipun upaya AS membawa lebih banyak minyak ke pasar untuk membantu menurunkan harga energi.

*      Rusia mampu mengendalikan tingkat inflasi, dan bank sentral CBR yang terus memangkas suku bunga nya hingga kembali menjadi 9,5%. Gubernur CBR Elvira Nabiullina dan kolega akan mengumumkan kebijakan moneter Jumat pekan ini dan diperkirakan akan kembali memangkas suku bunganya. Menurut Survey Reuters pada pertengahan Juli menunjukkan 15 dari 26 analis memprakirakan CBR akan memangkas suku bunga sebesar 50bp menjadi 9%, sedangkan pada akhir tahun nanti suku bunga CBR akan berada di bawah 8%. Tingkat Inflasi Rusia terus menurun, pada Juni 2022 tembus 15,9%yoy, turun dari bulan sebelum 17,1% (yoy).

*      Tekanan eksternal yang mereda diprakirakan membatasi peluang kenaikan yield pada surat utang domestik. Potensi penurunan yield tercermin oleh adanya tambahan likuiditas investor dari adanya seri FR0043 senilai IDR12,65triliun pada pekan lalu, sementara itu peningkatan minat investor tercermin dari partisipasi investor dalam lelang SUN kemarin dengan total bid investor mencapai IDR29,45 triliun, lebih tinggi dari lelang SUN sebelumnya yang hanya sebesar IDR25,98 triliun.

*      IHSG ditutup melesat 138,6 poin atau 2,06% ke level 6.874,74. Kenaikan IHSG ditopang oleh penguatan semua sektor dari total 11 sektor di BEI. Sektor yang menguat paling tinggi adalah perindustrian 2,45%. Sektor keuangan naik 2,41%. Sektor transportasi menguat 2,38%. Sektor teknologi melesat 2,18%. Sektor energi turun 1,44%.  Sektor kesehatan naik 1,25%. Sektor barang konsumer non primer naik 1,03%. Sektor infrastruktur terkerek 0,55%. Sektor barang konsumer primer menguat 0,50%. Sektor properti dan real estate naik 0,47% dan sektor barang baku menguat tipis 0,20%. Penguatan IHSG yang signifikan dipicu oleh menguatnya bursa saham AS serta rilisnya kinerja keuangan emiten AS yang baik.

*      Rupiah ditutup melemah 9bp ke level Rp14.989/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.978/USD.


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP