Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Bank
of England menaikkan suku bunga sebesar 50 bp ke level 5,0% di pertemuan bulan
Juni. Keputusan tersebut mengejutkan ekspektasi konsensus dengan kenaikan suku
bunga yang lebih kecil sebesar 25 bp dan mendorong suku bunga ke level
tertingginya sejak krisis keuangan 2008, sebagai upaya untuk melawan tekanan
inflasi yang masih tinggi.
Jumlah
orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran mencapai 264 ribu pada
pekan yang berakhir 17 Juni 2023, tertinggi sejak Oktober 2021. Data tersebut
mencerminkan beberapa pelemahan di pasar tenaga kerja AS, seiring bisnis AS
yang mulai merasakan dampak dari kebijakan pengetatan moneter yang agresif oleh
Fed.
Penjualan
existing home di AS, yang mencakup transaksi rumah keluarga tunggal, townhome,
dan kondominium, naik tipis 2,3% MoM menjadi 4,3 juta unit di Mei 2023, sedikit
di atas perkiraan konsensus sebesar 4,25 juta unit.
Harga
minyak WTI melanjutkan pelemahannya lebih dari 4% ke level USD69/barel, seiring
berlanjutnya pesan hawkish dari bank sentral global meningkatkan kekhawatiran
investor bahwa suku bunga akan terus naik dalam waktu yang lebih lama, sehingga
berdampak lebih pada penurunan permintaan minyak global.
Bank
Indonesia mempertahankan suku bunganya stabil di level 5,75%, sejalan dengan
ekspektasi konsensus. BI menyatakan bahwa keputusan suku bunga tersebut
bertujuan untuk memastikan inflasi tetap terkendali, menstabilkan Rupiah guna
mengendalikan imported inflation dan memitigasi dampak ketidakpastian pasar
keuangan global.
IHSG
ditutup melemah 0,19% atau 13bps pada level 6.639,73.
Rupiah
ditutup melemah 0,36% atau 54bps ke level Rp14.994/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level
Rp14.940/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP