Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Yield US Treasury tenor 10-tahun turun ke level 3,69% di tengah ekspektasi investor bahwa Kongres akan mencatatkan kesepakatan plafon utang AS. Sementara itu, investor juga menunggu data ekonomi utama AS yang akan dirilis akhir pekan ini termasuk laporan data pekerjaan dan data PMI Manufaktur.

*   Indikator sentimen ekonomi di Eropa turun ke level 96,5 pada Mei 2023, dari 99,0 pada April 2023 dan di bawah ekspektasi konsensus di level 98,9. Ini merupakan level terendahnya sejak November 2022, karena ekonomi yang tetap stagnan di tengah kondisi inflasi tinggi dan suku bunga tinggi

*   Pertumbuhan penyaluran kredit perbankan di Indonesia tumbuh melambat menjadi 8,1% YoY pada April 2023, merupakan level pertumbuhan terendahnya sejak Maret 2022, setelah tumbuh 9,9% YoY pada Maret 2023.

*   Menurut Bapak Luhut Pandjaitan, Indonesia dapat menerima investasi sekitar USD31,9 miliar untuk proyek-proyek yang terkait dengan rantai pasokan baterai pada tahun 2026 dengan total kapasitas 265 GWh. Pemerintah ingin melihat lebih banyak investasi di sektor baterai untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan.

*   IHSG ditutup melemah 0,95% atau 63bps ke level 6.573,37.

*   Rupiah ditutup melemah 0,05% atau 8bps ke level Rp14.993/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.985/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP