Financial Market Update

POI - Point of Interest:

 

*    Yield US Treasury tenor 10-tahun melanjutkan tren kenaikannya ke level 3,82%, seiring investor yang bereaksi terhadap propsek lebih kuatnya dari perkiraan data ekonomi AS ke depan yang diindikasikan oleh kondisi pasar tenaga kerja yang ketat masih terus berlanjut dan belanja konsumen yang kuat.

*    Baru-baru ini, lembaga pemeringkat Fitch menempatkan peringkat AAA untuk AS dengan pengawasan negatif sebagai pendahulu kemungkinan langkah penurunan peringkat, karena kekhawatiran atas konsekuensi jika Kongres gagal untuk segera menaikkan plafon utang AS.

*    Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran naik menjadi 229 ribu pada pekan yang berakhir 20 Mei 2023, sedikit naik dari level terendahnya dalam dua bulan terakhir sebesar 225 ribu pada pekan sebelumnya tetapi jauh di bawah ekspektasi konsensus sebesar 245 ribu. Data terbaru tersebut menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS yang relatif tetap kuat.

*    Indeks dolar melanjutkan momentum kenaikannya ke level 104,2 dan mencapai level tertingginya dalam lebih dari dua bulan, menyusul data terbaru yang menunjukkan ketahanan ekonomi AS terhadap langkah pengetatan moneter Fed yang agresif sejauh ini.

*    Bank Indonesia mempertahankan kebijakan suku bunganya di level 5,75% untuk menopang Rupiah. Sementara itu, BI juga mengumumkan akan memperpanjang kebijakan operation twist yaitu melakukan penjualan SBN jangka pendek dan melakukan pembelian SBN jangka panjang untuk menarik aliran dana investor asing untuk menopang Rupiah.

*    IHSG ditutup melemah 0,33% atau 22bps ke level 6.682,20.

*    Rupiah ditutup melemah 0,03% atau 5bps ke level Rp14.955/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.950/USD.   

 

 

Demikian disampaikan, terima kasih.

 

 

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP