Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Yield US Treasury tenor 10-tahun melanjutkan tren kenaikannya ke level 3,64% ke level tertingginya dalam hampir sebulan terakhir. Saat ini, investor mencoba untuk memproyeksikan prospek ekonomi AS ke depan, termasuk perkembangan inflasi dan apakah resesi yang parah dapat dihindari.

*   Indeks dolar menguat terhadap mata uang utama global ke level 103,6, untuk pertama kalinya sejak awal Januari 2022, seiring meningkatnya appetite investor global untuk mengkoleksi mata uang safe-haven di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan China atas dugaan balon mata-mata China terhadap militer AS.

*   China meningkatkan kecamannya atas keputusan AS untuk menembak jatuh balon China yang melintasi wilayah udara Amerika yang diduga sebagai mata-mata terhadap pangkalan militer utama AS daerah Atlantik.

*   Pada 4Q22, pasokan minyak mentah dari AS ke kawasan Eropa melonjak 70% YoY menjadi 1,7 juta bpd telah menggantikan pasokan minyak mentah dari Rusia sebesar 1,4 juta bpd untuk Kawasan Eropa. Perubahan komposisi pasokan minyak di kawasan Eropa tersebut berpotensi memperparah ketegangan geopolitik antara Rusia-Ukraina, karena negara-negara Eropa yang tidak lagi bergantung pada pasokan minyak Rusia akan lebih berani menerapkan sanksi perang untuk mengecam Rusia.

*   Untuk full-year 2022, pertumbuhan PDB Indonesia tercatat sebesar 5,31% YoY, di atas perkiraan konsensus sebesar 5,29% YoY dan merupakan pertumbuhan PDB tertingginya dalam 9 tahun terakhir, didorong oleh penghapusan pembatasan pandemi dan kuatnya kinerja ekspor.

*   IHSG ditutup menguat 0,89% atau 62bps ke level 6.935,30.

*   Rupiah ditutup melemah 0,60% atau 90bps ke level Rp15.145/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.145/USD.   



Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP