Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Yield
US Treasury tenor 10 tahun terkonsolidasi di sekitar level 3,83%. James
Bullard, Presiden St. Louis Federal Reserve, baru-baru ini memperingatkan bahwa
Federal Funds Rate (FFR) mungkin akan mencapai puncaknya pada kisaran level
5,0% hingga 7,0%. Fed tidak punya pilihan selain meningkatkan sikap hawkish
mereka setelah inflasi mencapai level tertingginya selama beberapa dekade di
tengah ekonomi AS yang tetap tangguh, tercermin pada pasar tenaga kerja yang
ketat dan belanja konsumen yang kuat.
Penjualan
rumah bekas di AS turun 5,9% YoY menjadi 4,43 juta pada Oktober 2022, merupakan
level terendahnya sejak Desember 2011 dan melanjutkan penurunan penjualan
selama sembilan bulan terakhir secara berturut-turut karena harga rumah terus
naik dan tingkat bunga KPR yang tinggi membuat pembeli rumah menurun.
Harga
minyak Brent melanjutkan tren penurunannya ke sekitar USD85/barel karena
prospek permintaan minyak yang lebih lemah ke depan. Wabah Covid-19 China yang
kembali meningkat memupus harapan kebijakan pembukaan kembali aktivitas
ekonomi. Selain itu, pengetatan moneter yang agresif oleh bank sentral global
dapat mendorong ekonomi global ke dalam resesi, sehingga akan menurunkan
konsumsi minyak global.
Menurut
Gaikindo, penjualan mobil Indonesia tercatat sebanyak 93.197 unit pada Oktober
2022 atau tumbuh sebesar 23,3% YoY. Secara kumulatif, penjualan mobil pada
periode Januari-Oktober 2022 sebanyak 851.413 unit yang naik sebesar 21,1% YoY
atau terhitung sebesar 88,6% dari total target full-year 2022 dari Gaikindo
sebanyak 960.000 unit.
Di AS,
investor akan menunggu risalah rapat FOMC, survei sentimen konsumen, dan data
penjualan rumah baru. Sementara itu, di Jepang, Jerman, Prancis, dan Australia
akan merilis data PMI untuk bulan November pekan ini. Selanjutnya, Bank Sentral
di China, Selandia Baru, Swedia, Korea Selatan, Turki, Malaysia, dan Afrika
Selatan akan memutuskan kebijakan moneternya pekan ini.
IHSG
ditutup melemah 0,27% atau 19bps ke level 7.063,25. IHSG ditutup melemah dengan
volume perdagangan cukup tipis, mengikuti bursa regional yang turut ditutup di
zona merah seiring kekhawatiran adanya lockdown di Cina menyusul kasus kematian
baru pertama dalam beberapa bulan terakhir. Sektor perbankan dan teknologi
mendorong pelemahan indeks hari ini: GOTO (-5%), BBCA (-1%), dan BMRI (-0,7%).
Namun demikian, sektor defensif masih menguat, seperti TLKM (+0,5%) dan KLBF
(+2%), diikuti oleh saham batubara seiring kenaikan harga futures batubara.
Rupiah
ditutup melemah 0,16% atau 25bps ke level Rp15.713/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level
Rp15.688/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP