Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   UST Yield tenor 10-tahun melonjak mendekati level 3,54% di tengah ekspektasi bahwa Fed akan lebih agresif memperketat kebijakan moneternya karena inflasi yang sangat tinggi, sementara UST yield tenor 2-tahun melonjak ke level tertingginya selama 15-tahun terakhir di level 3,95%, melanjutkan tren terbalik kurva yield UST antara tenor 2-tahun dan 10-tahun.

*   Tingkat inflasi tahunan Jepang naik ke 3,0% YoY pada Agustus 2022 dari 2,6% YoY pada Juli 2022. Ini adalah kenaikan inflasi ke-12 bulan secara berturut-turut dan level tertingginya sejak September 2014, di tengah lonjakan harga makanan dan harga bahan bakar karena invasi Rusia ke Ukraina serta penurunan mata uang Yen.

*   Harga CPO global turun ke level RM3,700/ton, mendekati level terendahnya selama 14-bulan terakhir di MYR3,500/ton pada awal bulan ini, tertekan oleh level inventori yang tinggi dan ekspektasi bahwa produksi dapat meningkat ke depan. Tekanan bearish juga didorong oleh pajak dan pungutan ekspor CPO yang lebih rendah oleh pemerintah Indonesia, sebagai upaya Indonesia untuk menghabiskan persediaannya. Lebih lanjut, negara-negara produsen CPO utama di kawasan Asia Tenggara berupaya untuk meningkatkan produksi CPO ke level maksimum untuk menghadapi risiko cuaca ekstrem La Nina tahun depan.

*   Baru-baru ini, Presiden AS Joe Biden mengatakan tentara AS akan melindungi Taiwan dari invasi China. Awal bulan ini, Departemen Luar Negeri AS menyetujui penjualan persenjataan senilai USD1,1 miliar ke Taiwan dan menjatuhkan sanksi kepada China. Di sisi lain, China sangat menyesalkan dan telah membuat keluhan serius dengan pihak AS.

*   Menurut Janet Yellen, AS siap untuk berinvestasi secara agresif pada transisi energi Indonesia seiring upaya Indonesia untuk menutup pembangkit listrik tenaga batu bara dan mengadopsi lebih banyak energi terbarukan. Saat ini, AS berada pada misi yang kuat untuk memenuhi target pengurangan emisi karbon melalui investasi terbesar sebagai upaya memerangi perubahan iklim.

*   IHSG ditutup stabil cenderung menguat 0,02% atau 2bps ke level 7.196,95.

*   Rupiah ditutup stabil cenderung melemah 0,03% atau 5 bps ke level Rp14.983/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.978/USD.   


 

Demikian disampaikan, terima kasih.



Divisi Pengelolaan Investasi


DAPENBI IP