Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Indeks dolar naik ke level 109, mendekati level tertingginya selama 20 tahun terakhir setelah pejabat Fed bernama Mester mengatakan bahwa bank sentral perlu menaikkan suku bunga hingga di atas 4,0% pada awal 2023 dan mempertahankan di level tersebut untuk menurunkan inflasi yang tinggi.

*   Harga minyak Brent turun lebih dari 8,0% dalam dua hari terakhir ke level USD95/barel karena perlambatan ekonomi global akan berdampak signifikan pada permintaan minyak. Bank-bank sentral global utama terus secara agresif memperketat kebijakan moneter, dan wabah Covid-19 baru di kota-kota besar China seperti Shenzhen, Guangzhou, dan Dalian telah menempatkan jutaan orang pada lockdown yang ketat, menambah kekhawatiran tentang aktivitas ekonomi China yang melemah.

*   PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan tiga harga BBM Non-Subsidi pada 31 Agustus 2022. Harga BBM yang mengalami penurunan harga adalah Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex. Penurunan harga rata-rata sekitar Rp2.000/liter untuk setiap jenis BBM non-subsidi.

*   Menurut Menkeu, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap tinggi di 3Q22 karena baseline yang rendah di 3Q21 disebabkan varian Delta Covid-19, sehingga pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi akan di atas 5,0% YoY pada 3Q22.

*   IHSG ditutup melemah 0,36% atau 25bps ke level 7.153,10.

*   Rupiah ditutup melemah 0,27% atau 40 bps ke level Rp14.883/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.843/USD.   


 

Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP