Financial Market Update
Point of Interest:
• Penjualan rumah baru di AS turun sebesar 4,7% MoM pada Agustus, mencapai 716.000 unit setelah kenaikan sebesar 10,3% MoM pada Juli, dan sedikit di atas perkiraan konsensus sebesar 700.000 unit.
• Pengajuan KPR di AS naik sebesar 11% dari pekan sebelumnya pada periode yang berakhir 20 September, melanjutkan kenaikan sebesar 14,2% pada pekan sebelumnya dan mendorong volume pengajuan KPR ke level tertingginya sejak Juni 2022.
• Anggota Dewan Gubernur BOE, Megan Greene, mendesak BOE untuk memangkas suku bunga secara hati-hati karena potensi tekanan inflasi jangka panjang. Greene, yang menentang pemangkasan suku bunga pada Agustus, percaya bahwa pendekatan stabil lebih sesuai.
• Bank Mandiri memprediksi BI akan kembali memangkas BI Rate sebesar 25bps pada Oktober 2024, mengikuti langkah the Fed yang telah memangkas FFR sebesar 50bps.
• Investor asing membukukan net buy dalam dua hari pekan ini, senilai total USD441,85 juta (Rp6,7 triliun). Asing telah mencetak reli net buy dalam 5 hari perdagangan yang berpuncak pada 19 September lalu, dengan nilai belanja Rp9,53 triliun sehari, terbesar dalam 5 tahun terakhir.
• Kementerian Keuangan mengatakan anggaran program prioritas Presiden Terpilih dengan tajuk ‘Quick Win’ melonjak dari Rp113 triliun menjadi Rp121 triliun akibat penambahan program penanganan Tuberkulosis atau TBC sebesar Rp8 triliun.
• IHSG ditutup sedikit menguat 0,05% ke level 7.744,52.
•
Rupiah ditutup melemah 0,43% ke level Rp Rp15.165/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di
level Rp 15.100/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP