Financial Market Update

Point of Interest:

 

Gubernur Fed Michelle Bowman menyatakan bahwa Fed harus melanjutkan kebijakan moneternya dengan hati-hati dan Presiden Federal Bank of Dallas Lorie Logan menyatakan bahwa terdapat ketidakpastian terkait seberapa ketat kebijakan moneter Fed ke depan.

 

Surplus anggaran pemerintah AS pada April 2024 meningkat menjadi USD210 miliar dari USD176,2 miliar pada April 2023, ditopang oleh penerimaan pajak yang lebih tinggi yang melampaui kenaikan belanja pemerintah. Belanja pemerintah meningkat sebesar 23% menjadi USD567 miliar, sementara penerimaan meningkat sebesar 22% menjadi USD776 miliar.

 

Tingkat inflasi China naik sebesar 0,3% YoY pada April 2024, lebih tinggi dari ekspektasi konsensus dan angka bulan Maret 2024 sebesar 0,1% YoY. Ini merupakan kenaikan inflasi selama tiga bulan secara berturut-turut, di tengah berlanjutnya pemulihan permintaan domestik meskipun pemulihan ekonominya masih rapuh.

 

Perbankan China mencatatkan penyaluran pinjaman sebesar CNY0,73 triliun pada April 2024, meleset dari ekspektasi konsensus sebesar CNY1,2 triliun dan menurun signifikan dari CNY3,1 triliun pada Maret 2024. Angka tersebut merupakan jumlah terkecil sejak Juli 2023, seiring bulan April yang biasanya merupakan musim paling sepi terkait penyaluran pinjaman.

Di AS, investor akan memantau dengan cermat indikator-indikator ekonomi utama, seperti tingkat inflasi, data perumahan, data perdagangan dan data penjualan ritel, serta pidato beberapa pejabat Fed. Sementara itu, perekonomian China akan menjadi fokus investor dengan dirilisnya data produksi industri, penjualan ritel, data perumahan, dan tingkat pengangguran untuk April 2024.

 

IHSG ditutup menguat 0,15% atau 11 poin pada level 7.099,26.

 

Rupiah ditutup melemah 0,22% atau Rp35 pada level Rp16.080/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.044/USD.

 

Pasar Bonds hari ini bergerak melemah terutama tenor 5-10 tahun dan cenderung sepi. Market wait and see supply dari lelang SUN besok.

 

Total Kepemilikan asing turun IDR 792,08T (13,75% dari total outstanding) per 3 Mei 24 dari IDR 789,87T per 30 Apr 24. Total outstanding IDR 5.757,18T.

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP