Financial Market Update
*Poin of Interest:*
• *Indeks dolar naik menuju level 106,3*, seiring investor yang menurunkan ekspektasinya terhadap pemangkasan suku bunga Fed dan mulai mempertimbangkan kemungkinan tidak adanya pemangkasan suku bunga sama sekali pada tahun ini. Namun, investor masih ekspektasikan bahwa Fed akan memangkas suku bunga pertamanya pada September 2024.
• *Harga minyak Brent turun menjadi sekitar USD87/barel*, seiring Israel yang melancarkan serangan terhadap Iran, namun tampaknya dampaknya terbatas dan laporan menunjukkan bahwa fasilitas nuklir Iran tetap aman.
• *Tingkat inflasi headline di Jepang turun menjadi 2,7% YoY* pada Maret 2024 dari 2,8% YoY pada Februari 2024, sejalan dengan ekpektasi konsensus. Sementara itu, tingkat inflasi inti turun menjadi 2,6% YoY pada Maret 2024 dari 2,8% YoY pada Februari 2024, sedikit di bawah ekspektasi konsensus sebesar 2,7% YoY.
• *Di AS, semua perhatian investor akan tertuju pada tingkat pertumbuhan PDB 1Q24 dan data inflasi PCE*. Sedangkan PMI manufaktur dan sektor jasa akan dirilis di Jepang, India, dan Eropa. Terakhir, investor akan mencermati keputusan suku bunga di Jepang, China, dan Indonesia.
• *IHSG ditutup melemah 0,19% atau 13 poin pada level 7.073,82*.
• *Rupiah ditutup menguat 0,12% atau Rp20 pada level Rp16.235/USD*, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.255/USD.
• *Pasar Bonds hari ini bergerak melemah* terutama tenor pendek menengah dan seller banyak terlihat pada seri off the run. Kementerian Keuangan akan melakukan lelang Sukuk dengan target penerbitan Rp 11 Triliun.
• *Total Kepemilikan asing turun IDR 803,39T (14,03% dari total outstanding) per 18 Apr 24* dari IDR 804,55T per 17 Apr 24. Total outstanding IDR 5.704,32T.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP