Financial Market Update
Point of Interest:
Direktur International Monetary Fund (IMF), Kristalina
Georgieva menyatakan bahwa dia yakin akan ketahanan prospek ekonomi global meskipun ada ketidakpastian seputar perang dan
geopolitik di Timur Tengah.
Perbankan China mencatatkan penyaluran pinjaman
sebesar CNY4,92 triliun pada Januari 2024, rekor tertinggi sejak tahun 2004, dan berada di atas ekspektasi konsensus sebesar
CNY4,5 triliun. Peningkatan ini terjadi ketika pemerintah China berupaya untuk
menopang perekonomian dan pinjaman cenderung meningkat pada awal tahun seiring
perbankan yang berlomba-lomba untuk mendapatkan nasabah berkualitas lebih
tinggi.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak
proposal gencatan senjata Hamas, dan
pasukan Israel mengalihkan fokus serangan mereka ke kota perbatasan selatan
Rafah. AS juga melakukan serangan yang menewaskan seorang komandan Kataib
Hezbollah, kelompok bersenjata yang didukung Iran di Irak.
Di AS, investor akan mencermati laporan inflasi,
diikuti oleh angka penjualan ritel, data inflasi produsen, dan indeks
kepercayaan konsumen Michigan.
Selain itu, pidato beberapa pejabat Fed akan menjadi perhatian investor.
Harga minyak Brent bergerak di atas USD81-82/barel seiring ketegangan geopolitik yang terus berlanjut di
Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak. Pada saat yang sama, data
resmi menunjukkan bahwa persediaan minyak AS turun sebanyak 3,15 juta barel
pada pekan lalu, jauh melebihi ekspektasi konsensus yaitu penurunan sebanyak
140.000 barel.
IHSG ditutup menguat 0,86% atau 63bps pada level
7.297,67.
Rupiah ditutup menguat 0,26% atau 40bps pada level
Rp15.595/USD, dibandingkan dengan
penutupan sebelumnya di level Rp15.635/USD.
Pasar SBN hari ini bergerak melemah, seiring dengan minat lelang SUN hari ini (52 T) yang
tidak sebesar lelang yang sebelumnya (73 T). Kementerian Keuangan memenangkan
lelang sesuai target di 24 T. Pasca lelang, state name mengejutkan market
dengan buy bonds tenor 15 tahun.
Total Kepemilikan asing turun IDR 842,31T (14,71% dari
total outstanding) per 6 Feb 24 dari
IDR 844,65T per 5 Feb 24. Total outstanding IDR 5.723,06T.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP