Financial Market Update
POI - Point of Interest:
The Fed diperkirakan akan
menaikkan suku bunga sebesar 75 bp pada rapat Juli minggu ini. Gubernur Fed
Christopher Waller baru-baru ini mengisyaratkan bahwa bank sentral akan
memberikan kenaikan suku bunga dengan ukuran yang sama seperti bulan lalu.
Rusia memangkas pasokan
gas ke Eropa melalui Nord Stream 1 (menghubungkan Rusia ke Jerman). Rusia
mengatakan pipa gas yang ada hanya akan mengirimkan 20% dari total
kapasitasnya. Masalah pasokan gas ini menaikkan ekspektasi Presiden ECB bahwa
inflasi zona eropa akan naik lagi ketika data inflasi bulan Juli dirilis pada
hari Jumat pekan ini.
Pemerintah Indonesia
berencana untuk menghapus kebijakan kewajiban pemenuhan untuk pasar domestik
atau Domestic Market Obligation (DMO). Dengan dihapusnya kebijakan DMO tersebut
dapat berdampak peningkatan volume ekspor CPO dalam negeri. Selain itu,
pemerintah juga akan menghapus pungutan pajak ekspor CPO dan turunannya pada
tanggal 15 Juli hingga 31 Agustus 2022 sehingga membuat harga CPO Indonesia
menjadi lebih menarik.
Kasus baru positif
Covid-19 di Indonesia kembali dalam tren meningkat. Adapun per hari Senin
(25/7) terdapat penambahan kasus baru Covid-19 sebesar 4,048 sehingga jumlah
kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 40,463 kasus.
IHSG ditutup menguat 0,19%
atau 13 bps ke level 6.871,54. Transaksi pasar tercatat moderat dengan saham
keuangan dan nama-nama batubara memimpin kenaikan.
DJPPR mengadakan lelang
SBSN pada hari ini dengan target Rp7 triliun untuk seri SPNS10012023, PBS031,
PBS032, PBS030, PBS029, PBS033, dengan incoming bid sebesar Rp10,77 triliun dan
dimenangkan sebesar Rp5,87 triliun.
Rupiah ditutup stabil cenderung menguat di level Rp14.997/USD, dibandingkan
dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.998/USD. Rupiah menguat di tengah
indikasi ekonomi membaik dan BI mengindikasikan akan masuk ke pasar
untuk menstabilkan mata uang.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP