Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Yield US Treasury tenor 10-tahun turun ke level 3,42%, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terkait perlunya lebih banyak pelonggaan kebijakan moneter Fed setelah data aktivitas pabrik AS turun lebih dari yang diperkirakan. Di awal sesi, yield naik hingga ke level 3,54%, setelah pemangkasan produksi minyak yang mengejutkan oleh OPEC+ menimbulkan kekhawatiran terkait tekanan inflasi global lebih lanjut.

*   PMI Manufaktur AS turun ke level 46,3 pada Maret 2023, merupakan level terendahnya sejak Mei 2020, dan di bawah level 47,7 pada Februari 2023 dan di bawah perkiraan konsensus pada level 47,5 yang menyiratkan bahwa kenaikan suku bunga dan meningkatnya kekhawatiran akan resesi mulai membebani prospek bisnis di AS.

*   Baru-baru ini, OPEC+ mengumumkan pemangkasan produksi minyak lebih lanjut sekitar 1,16 juta barel per hari sehingga total volume pemangkasan menjadi 3,66 juta barel per hari atau setara dengan 3,7% dari total produksi minyak global. Pemangkasan produksi minyak tersebut merupakan berita buruk bagi inflasi di negara-negara Barat.

*   PMI Manufaktur China secara tak terduga turun ke level 50,0 pada Maret 2023 dari puncak tertingginya selama 8 bulan terakhir di Februari 2023 di level 51,6 dan meleset dari perkiraan konsensus di level 51,7. Hal tersebut menyoroti meningkatnya keraguan terkait kekuatan momentum pemulihan China, di tengah penurunan sektor properti yang sedang berlangsung dan ketidakpastian keuangan global.

*   Tingkat inflasi Indonesia turun ke level terendahnya selama tujuh bulan terakhir sebesar 4,97% yoy pada Maret 2023 dari 5,47% yoy pada Februari 2023 dan di bawah perkiraan konsensus sebesar 5,20% yoy. Sementara itu, inflasi inti turun ke level terendahnya selama delapan bulan terakhir di level 2,94% yoy di bulan Maret 2023 dari 3,09% yoy di bulan Februari 2023 dan di bawah perkiraan konsensus sebesar 3,05% yoy.

*   IHSG ditutup menguat 0,09% atau 6bsp ke level 6.833,18.

*   Rupiah ditutup menguat 0,47% atau 70bps ke level Rp14.900/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.970/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP