Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Yield US Treasury tenor 10 tahun menguat terbatas ke level 3,67% merespon data klaim pengangguran yang lebih tinggi dari perkiraan. Sebaliknya, investor ekspektasikan pasar tenaga kerja dapat cukup melemah untuk mendorong Fed memperlambat kenaikan suku bunganya.

*   Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran naik menjadi 196 ribu di pekan yang berakhir 4 Februari 2023, dari 183 ribu di pekan sebelumnya dan di atas ekspektasi konsensus sebesar 190 ribu. Angka ini menunjukkan pasar tenaga kerja masih ketat, yang dapat berkontribusi lebih lanjut terhadap tekanan inflasi di AS.

*   Tingkat inflasi tahunan di Jerman naik tipis menjadi 8,7% yoy pada Januari 2023 dari 8,6% yoy pada Desember 2022, tetapi di bawah perkiraan konsensus sebesar 8,9% yoy, yang dapat mengurangi tekanan pada Bank Sentral Eropa (ECB) untuk mempertahankan kenaikan suku bunganya.

*   Penjualan ritel di Indonesia tumbuh 0,7% yoy pada Desember 2022, turun dari pertumbuhan sebesar 1,3% yoy pada November 2022. Secara bulanan, penjualan ritel meningkat 7,0% mom pada Desember 2022, merupakan pertumbuhan bulanan tertinggi dalam 8-bulan terakhir, menyusul kenaikan 0,4% mom pada November 2022.

*   Menurut Kementerian Keuangan, ekonomi Indonesia kemungkinan akan tumbuh pada tingkat yang lebih tinggi pada 1Q23 dibandingkan dengan 1Q22 karena gelombang Omicron tahun lalu. Untuk full year 2023, PDB Indonesia diperkirakan tumbuh sekitar 5,0%-5,3% yoy.

*   IHSG ditutup melemah 0,25% atau 17bps ke level 6.880,33.

*   Rupiah ditutup melemah 0,26% atau 39bps ke level Rp15.134/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.095/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP