Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Investor ekspektasikan kemenangan Partai Republik pada US midterm election, kemenangan Partai Republik dapat meredakan kekhawatiran investor terkait pengeluaran fiskal yang agresif yang dapat memperburuk inflasi yang sudah tinggi seiring rencana Partai Demokrat untuk menaikkan plafon utang AS tahun depan.

*   Menurut konsensus Bloomberg, inflasi AS akan tercatat sebesar 8,0% YoY pada Oktober 2022, sedikit lebih rendah dari 8,2% YoY pada September 2022. Investor dan ekonom ekspektasikan bahwa kenaikan suku bunga agresif Fed pada akhirnya akan mampu menurunkan inflasi ke depan.

*   Penjualan ritel untuk kawasan Eropa naik 0,4% MoM pada Oktober 2022 sejalan dengan ekspektasi konsensus seiring konsumen yang masih berhati-hati untuk berbelanja di tengah tren kenaikan suku bunga, inflasi yang sangat tinggi, dan krisis energi yang memburuk di kawasan Eropa. Belanda dan Jerman memimpin pertumbuhan penjualan ritel dengan masing-masing sebesar 1,3% MoM dan 0,9% MoM.

*   Harga emas naik ke atas level USD1.700/ons, merupakan level tertingginya selama lebih dari satu bulan terakhir, harga emas diuntungkan oleh melemahnya dolar AS karena baru-baru ini survey kepercayaan ekonomi AS menunjukkan penurunan optimisme investor terhadap prospek ekonomi AS ke depan. Emas dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap tren inflasi yang tinggi dan ketidakpastian ekonomi ke depan.

*   Bank Indonesia melanjutkan kebijakan pelonggaran terkait ketentuan Down Payment (DP) untuk kredit kendaraan dan KPR properti sebesar 0% efektif per 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2023. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong percepatan pertumbuhan kredit dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko.

*   IHSG ditutup menguat 0,28% atau 20bps ke level 7.070,08.

*   Rupiah ditutup menguat 0,24% atau 37bps ke level Rp15.661/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.698/USD.   

 


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP