Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*      Berdasarkan data World Interest Rate Probability Bloomberg, the Fed diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga acuannya sebesar 125bp hingga akhir tahun ini.

*      AS menambah 263ribu pekerjaan pada September 2022 (penambahan paling sedikit sejak April 2021). Penambahan tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja yang ketat dengan penambahan lapangan kerja sekitar 500ribu lebih tinggi dari level pra-pandemi.

*      Kalender ekonomi pekan ini, AS akan rilis pendapatan emiten, risalah FOMC, pidato pejabat Fed, dan rilis tingkat inflasi serta data penjualan ritel Sept 2022. Inggris, akan rilis data pengangguran, produksi industri, dan PDB. Sementara, China akan rilis tingkat inflasi dan angka perdagangan. Investor juga akan mencermati tingkat inflasi india, penjualan ritel di Indonesia dan suku bunga Bank of Korea.

*      Argentina dalam ancaman krisis, total utang yang mencapai setara lebih dari Rp515ribu triliun. Rincian utangnya tersebar dalam beberapa denominasi, dengan mayoritas dalam mata uang dolar Amerika Seriktar sebesar US$29,4 triliun atau setara 60,9% dari total utang. Sementara itu, kinerja ekspor negara penghasil gandum ini terus menurun, sehingga tak bisa mengimbangi kebutuhannya akan dolar AS yang tinggi. Menurut Data Institut Nasional Statistik dan Sensus Argentina, neraca dagang defisit US$300 juta pada Agustus.

*      Harga minyak Brent turun 0,88% ke level US$ 97,06/barel, dan selama seminggu harga minyak Brent naik 8,48%. Sementara, harga minyak WTI turun 0,85% ke US$ 91,85/barel, dan selama sepekan harga minyak WTI naik 11,81%.

*      Menurut Menteri Koordinator Perekonomian, pemerintah Indonesia akan memperpanjang pembebasan pungutan ekspor CPO dan sub-produknya hingga akhir tahun 2022. Pelarangan ekspor pada April lalu mengakibatkan surplus CPO di pasar domestik.

*      IHSG ditutup melemah 0,46% ke level 6.994,4.

*      Rupiah ditutup melemah 0,44% ke level Rp15.318/USD, dibanding akhir pekan lalu Rp15.251/USD.


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP