Financial Market Update
Point of Interest:
Pada
1Q24, China menjual US Treasury dalam jumlah yang mencapai rekor tertinggi dengan
total USD53,3 miliar, hal tersebut sebagai bentuk
upaya China untuk melakukan diversifikasi dari aset-aset AS seiring dengan
berlanjutnya ketegangan perdagangan. Pada saat yang sama, China telah
meningkatkan kepemilikan emasnya melalui PBoC.
Jumlah
orang yang mengklaim tunjangan pengangguran di AS turun sebanyak 10.000 menjadi
222.000 pada pekan yang berakhir 11 Mei 2024. Data
tersebut merupakan data tertinggi ketiga selama tahun ini, menjaga data klaim
pengangguran jauh di atas rata-rata 9 bulan terakhir, dan mengindikasikan
melemahnya pasar tenaga kerja di AS.
Inflasi
impor di AS naik sebesar 0,9% MoM pada April 2024,
merupakan level tertingginya sejak Maret 2022, meningkat dari kenaikan sebesar
0,6% MoM pada Maret 2024 dan jauh di atas ekspektasi konsensus yaitu kenaikan
sebesar 0,3% MoM seiring harga impor bahan bakar naik sebesar 2,4% MoM.
Izin
Mendirikan Bangunan di AS turun sebesar 3% MoM menjadi 1,44 juta unit pada
April 2024, merupakan level terendahnya sejak Desember
2022 dan di bawah ekspektasi konsensus sebesar 1,48 juta unit yang disebabkan
penurunan di kawasan Barat AS.
Produksi
industri di AS naik tipis pada April 2024,
menyusul kenaikan sebesar 0,1% MoM pada Maret 2024 dan meleset dari ekspektasi
konsensus yaitu pertumbuhan sebesar 0,1% MoM. Sementara itu, utilisasi
kapasitas produksi manufaktur turun menjadi 78,4% pada April 2024.
IHSG
ditutup menguat 0,93% atau 67 poin pada level 7.246,70.
Rupiah
ditutup melemah 0,19% atau Rp30 pada level Rp15.955/USD,
dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.925/USD.
Pasar
Bonds hari ini bergerak stabil untuk seluruh tenor
dan ditransaksikan dengan volume terbatas.
Total
Kepemilikan asing turun IDR 791,61T (13,90% dari total outstanding) per 15 Mei
24 dari IDR 788,29T per 2 Mei 24. Total
outstanding IDR 5.693,27T.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP